Kamis, 30 Januari 2014

Elvira Devinamira Wirayanti Terpilih sebagai Puteri Indonesia 2014



SETELAH melalui perjalanan panjang masa karantina dan berbagai rangkaian acara yang dijalani para finalis dari seluruh pelosok negeri, gelar Puteri Indonesia 2014 akhirnya ditentukan.
Mahkota kemenangan disematkan kepada Elvira Devinamira Wirayanti, finalis dari Jawa Timur.
Gadis kelahiran Surabaya 28 juni 1993 itu berhasil mengalahkan 37 finalis lainnya yang akhirnya diciutkan menjadi 5 besar yang terdiri dari perwakilan dari Jawa Tengah (Rakhmi Wijiharti), DKI II (Noorzabilla Bambang S), Daerah Istimewa Yogyakarta (Estelita Liana), Jawa Timur (Elvira Devinamir Wirayanti) serta Sumatera Selatan (Elfin Pertiwi).
Finalis kemudian disurutkan kembali menjadi 3 besar yang ditempati oleh perwakilan dari DIY, Jawa Timur, dan Sumatera Selatan.
Posisi runner up II pun jatuh kepada DIY yakni Estelita Liana dan runner up I kepada Elfin Pertiwi dari Sumatera Selatan.
Rasa bangga dan bahagia tampak menghiasi wajah Elvira Devinamira Wirayanti saat pembawa acara mengumumkan siapa yang terpilih menjabat sebagai Puteri Indonesia 2014.
Elvira tampil memukau dengan jawaban yang lugas atas pertanyaan tentang pentingnya kerjasama antar negara. Dia menjawab dengan betapa penting dan saling menguntungkannya jika Indonesia menjalin kerjasama dengan negara-negara lain, baik secara ekonomi, politik maupun budaya. Jawaban Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya itu dianggap paling baik dibanding 2 pesaing terakhirnya.
Pemilik berat badan 53 kg dan tinggi 175Cm itu dengan tenang dan senyum merekah menerima mahkota dari pendaulunya, Puteri Indonesia 2013,Wulandari Herman.
Jutaan pasang mata yang menyaksikan secara langsung melalui Indosiar menjadi saksi puncak acara kontes kecantikan tertua di Indonesia yang digelar pada Rabu (29/1) malam di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta.

Selasa, 28 Januari 2014

Rayakan Eksistensi di Dunia Musik, Luna Sea Gelar Konser

Liputan6.com, Tokyo : Luna Sea merupakan band bergenre rock yang terbentuk 1986 silam. Luna Sea telah mewarnai dunia musik Jepang selama kurang lebih 27 tahun. Wajar jika sederet karya telah ditelurkan band beranggotakan  J, Inoran, Sugizo, Shinya, dan Ryuichi.
Salah satunya, studio album Luna Sea bertajuk nama band mereka yang dirilis 1991 silam berhasil merajai tangga lagu ternama di Jepang. Bahkan, album bertajuk Luna Sea ini direkam ulang 2011 silam karena banyaknya permintaan dari penikmat musik.
Keberhasilan Luna Sea ini pun membuat band tersebut disebut sebagai 100 idola paling berpengaruh versi HMV Jepang. Wajar jika penampilan Luna Sea selalu ditunggu.
Luna Sea mengumumkan jika mereka akan menggelar konser akhir tahun 2014 yang spektakuler. Aksi Luna Sea tersebut akan berlangsung di Saitama dan Yokohama, Desember 2014 mendatang.
Sebelum konser tersebut, Luna Sea bakal memuaskan hasrat penggemarnya dengan tampil untuk merayakan eksistensi mereka di dunia musik. Dengan konser bertajuk LUNA SEA 25th ANNIVERSARY LIVE, Luna Sea akan menghentak panggung dan arena konser yang dilaporkan tersebar di wilayah Jepang.
Konser tersebut dijadwalkan akan berlangsung sekitar Maret depan. Baru diumumkan Luna Sea bakal tampil secara live, penggemar berbondong-bondong menyerbu tiket hingga ludes dalam waktu sekejap, dilansir dari Tokyohive, Selasa (28/1/2014).
Di awal penampilannya, Luna Sea berdandan dengan kostum dan make-up sehingga menjadikan mereka sebagai band visual kei tersukses abad ini. Seiring berjalannya waktu, mereka mulai menanggalkan dandanan mereka sehingga tampil dengan lebih sederhana.

Selasa, 21 Januari 2014

Beli Rumah Untuk Orangtua, Fatin, "Kalau Bisa Beliin, Kenapa Nggak?"



Sukses menyabet jawara di ajang pencarian bakat X Factor Indonesia pada Mei 2013 kemarin, membuat Fatin Shidqia kebanjiran job.
Dari hasil mengumpulkan uang selama bernyanyi menghibur banyak orang, pelajar SMA yang masih berusia 17 tahun itu sudah mampu membelikan rumah mewah untuk kedua orangtuanya.
"Iya, lumayan. Kalau bisa beliin rumah buat orangtua, kenapa enggak?" ujar Fatin tersenyum saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Senin (20/1).
Rumah baru beserta isinya yang sekarang sudah ditempati Fatin itu dikabarkan harganya mencapai miliaran rupiah. Namun ketika ditanya, Fatin enggan membahas berapa besar biaya yang dikeluarkan untuk membeli rumah barunya.
"Untuk itu aku nggak tau. Soalnya ayah yang milih-milih. Semua dekorasi itu urusan ayah," tandasnya.

Selasa, 24 Desember 2013

Dikabarkan Pindah Agama, Asmirandah Konsultasi ke KPI


KABAR mengenai Asmirandah pindah agama sempat menjadi sorotan pekan lalu.
Sejumlah program TV pun menayangkan liputan soal kabar yang pertama beredar melalui broadcast message di Blackberry Messenger (BBM) ini.
Meski sudah memberikan bantahan melalui kuasa hukumnya, hal ini rupanya membuat gundah Asmirandah.
Pada Kamis (19/12), bersama paman dan kuasa hukumnya, Andah berkunjung ke kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat dengan niat berkonsultasi tentang masalah pribadinya yang diangkat media akhir-akhir ini terkait dengan masalah SARA.
Mengutip situs KPI yang kami akses pada Senin (23/12), kedatangan Asmirandah diterima oleh Ketua KPI Pusat, Judhariksawan, serta anggota KPI Pusat, Agatha Lily dan S. Rahmat Arifin.
KPI Pusat akan mengkaji program-program yang mengulas tentang kehidupan Asmirandah.
"Jika KPI menemukan ada yang tidak sesuai dengan aturan, KPI akan melakukan prosedur sesuai aturan yang ada," kata Agatha Lily, Komisioner bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Pusat.

Ayah Asmirandah Yakin Kalau Putrinya Masih Seorang Muslimah

KAPANLAGI.COM - Artis Asmirandah atau Andah dikabarkan telah berpindah keyakinan menjadi seorang nasrani. Dia mengikuti keyakinan suaminya, Jonas Rivanno.
Namun ayah Asmirandah, Anton Zantman, tidak percaya dengan pemberitaan tersebut. Dia masih yakin kalau putrinya hingga saat ini sebagai muslimah.
"Kayaknya tidak mungkin dia pindah agama," tegas Anton Zantman saat ditemui di kediamannya, kawasan Tanah Baru, Depok, Jawa Barat, Senin (16/12).

Namun Anton juga belum mendengar atau berbicara langsung dengan putrinya, tentang kabar tersebut.
"Tidak ada. Belum pernah dengar dari dia, Belum pernah sempat ngobrol. Sama Asmirandah mengenai pindah agama," ungkapnya.
Andah sendiri sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan. Namun, beberapa sumber menyebut bahwa Andah telah dibaptis sejak dua minggu lalu.
"Malah aku nggak dengar, kami korban. Kalau memang terjadi berarti kami korban. Nanya sama dia aja. Kami sudah cukup kecewa," tandasnya.

Senin, 16 Desember 2013

DKI Gelar Pentas Musik Dunia di Ancol

VIVAnews - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta akan menggelar Jakarta World Music Festival (JWMF) 2013 pada tanggal 14-15 Desember 2013 di Pasar Seni Ancol, Jakarta Utara. 

Pagelaran musik dunia itu akan menampilkan berbagai musik etnik yang ada di Indonesia termasuk musik Betawi yang menjadi tuan rumah dalam pagelaran itu.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Arie Budiman menuturkan, acara itu digelar sebagai upaya untuk promosi Jakarta dan DKI Jakarta posisinya untuk memfasilitasi pertunjukan musik yang ada di Indonesia.

"Dasarnya yang di acara world music itu yang ditonjolkan musik tradisi dan Indonesia itu sangat kaya dengan musik tradisi. Ini memang perlu diekspos," ujar Arie saat dihubungiVIVAnews.

Arie mengatakan, acara ini rencananya akan diselenggarakan setiap tahun dan nantinya akan digelar di Taman Mini Indonesia Indah. Menurutnya di setiap anjungan di Taman Mini Indonesia Indah memiliki musik tradisional masing- masing. 

Nantinya, acara world musik  juga akan dihadiri para duta besar dari berbagai negara, karena dalam acara tersebut bukan hanya diisi oleh musisi Indonesia, tetapi dari berbagai mancanegara.

"Sebenarnya pagelaran ini  untuk masyarakat. Tapi karena ada peserta dari negara asing kita akan mengundang duta besarnya," katanya.

Sementara itu, Frangki Laden, Artistic Director pertunjukan itu menuturkan pagelaran itu diadakan karena saat ini acaraworld music festival sedang menjadi tren baru di dunia internasional. 

Hal itu yang menjadikan sebuah momen untuk mempromosikan musik tradisional di Indonesia termasuk musik Betawi.

"Saya melihat perkembangan musik dunia yang sedang tren memasukan unsur etnik ke dalam musik pop, jazz, latin dan sebagainya. Ini sebuah momen yang bagus," katanya.

Menurut Franki, dalam pagelaran itu mengundang juga grup-grup world music dari dalam dan luar negeri seperti Keroncong Midori, Kolintang Kawanua, Anello dan Samsara. "Ini terbuka untuk umum. Siapa saja bisa nonton," katanya. (eh)