Selasa, 06 September 2011

Polda Metro: Rabu Jakarta Kembali Macet


VIVAnews - Kepala Bidang Pembinaan Operasional Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Usman Latif memprediksi kepadatan kendaraan di Jakarta akan terjadi pada Rabu 7 September 2011. Sebab semua warga yang mudik dipastikan sudah kembali ke Jakarta.

Dijelaskan Usman, untuk masuk hari pertama kerja setelah libur Lebaran, kepadatan jalan Jakarta tidak terlalu signifikan, karena anak sekolah juga belum masuk.

"Kita perkirakan mulai ada peningkatan pada hari Rabu karena pertimbangan kita sekarang ramai lancar dan besok sama seperti sekarang. Jika memang dirasakan kurang, nantinya anggota yang bertugas akan ditambah," ujar Usman kepada VIVAnews, Senin 5 September 2011 malam.

Usman menduga, kenaikan jumlah kendaraan yang masuk ke Jakarta akan bertambah dengan selesainya operasi Ketupat Jaya 2011 yang akan berakhir pada 7 September nanti. "Geliat kedatangan warga luar kota yang tiba ke Jakarta juga diperkirakan akan menanjak pada akhir-akhir operasi Ketupat Jaya 2011," kata Usaman.

Sementara itu, terkait dengan hasil operasi Ketupat Jaya 2011, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar mengatakan, hingga H+4 operasi Ketupat Jaya 2011 ada kenaikan jumlah kecelakaan sekitar 3 persen dibanding tahun 2010. Pada tahun 2010, kata Baharudin, ada 201 kasus sedangkan tahun ini ada 213 kasus.

Meski ada peningkatan, untuk korban jiwa justru mengalami penurunan yang cukup signifikan. Bila tahun lalu ada 45 korban jiwa pada tahun ini hanya 24 korban jiwa.

"Sedangkan untuk korban luka berat maupun ringan ada peningkatan yaitu korban luka Berat tahun lalu 76 sedangkan tahun ini 88 orang, untuk luka ringan tahun lalu 161, tahun ini 176 orang," kata Baharudin.

Untuk pelanggaran Lalulintas dari 33.025 kasus pelanggaran 70% diantaranya adalah pengendara sepeda motor. Jumlah pelanggaran ini meningkat dari tahun lalu yang hanya sekitar 16.079 kasus.

"Kami lebih intensif melakukan penindakan, dan itu akhirnya berimbas pada berkurangnya jumlah korban jiwa," tegasnya. (sj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar