Kamis, 12 Juli 2012

SBY Perintahkan Lulusan Akpol Bebaskan Polri dari Tudingan Pembiaran

Luhur Hertanto - detikNews

Magelang, Salah satu misi perwira baru kepolisian membebaskan lembaga Polri dari tudingan melakukan pembiaran terhadap kelompok masyarakat tertentu pelaku pelanggaran hukum. Maka upaya hukum yang antisipatif dan responsif terhadap setiap gangguan keamanan harus dijadikan prioritas.

Demikian perintah Presiden SBY kepada perwira remaja lulusan Akademi Polisi yang pagi ini diwisuda bersama para lulusan Akademi TNI. Acara wisuda atau Prasetya Perwira TNI dan Polri ini berlangsung di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (12/7/2012).

"Kepada para Perwira Remaja Polri, saya instruksikan untuk selalu menjunjung tinggi profesionalisme, serta bersikap antisipatif dan responsif untuk menegakkan hukum dan mengatasi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar SBY.

"Cegah dan bebaskan tuduhan sejumlah pihak bahwa seolah Polri melakukan pembiaran atas perilaku kalangan masyarakat tertentu yang melakukan kekerasan dan pelanggaran hukum," tegasnya.

Lebih lanjut diingatkannya, kejahatan yang para perwira Polri tumpas kelak bukan lagi kejahatan tradisional. Melainkan berbagai bentuk tindak krimininal transnasional yang bentuknya semakin beragam dan bahkan pelakunya adalah jaringan internasional.

Seiring perkembangan teknologi dan ekonomi maka bentuk dan pola kejahatan semakin beragam serta canggih peralatannya. Menjadi kewajiban jajaran perwira baru Polri meningkatkan kemampuan mereka agar mampu menaklukkan para pelaku kejahatan modern tersebut.

"Bentuk, pola, perilaku, dan alat kejahatan, telah semakin beragam dan canggih. Polri harus mampu mengungguli kemampuan para pelaku kejahatan, dan mampu menaklukkan kecanggihan peralatannya. Semuanya itu menuntut kualitas sumber daya Polri yang andal, cerdas, bermental kuat, serta menguasai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi," tegas SBY.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar